Forza Horizon 6 Sudah Bisa Dimainkan di PC dan Xbox, Ini yang Perlu Kamu Tahu

Daftar Isi

Setelah lama nunggu para fans teriak-teriak minta setting di Jepang, Forza Horizon 6 akhirnya resmi rilis tanggal 19 Mei 2026 untuk Xbox Series X/S, Windows PC via Microsoft Store, Steam, dan Xbox Cloud Gaming. Dan buat kamu yang sudah terlanjur beli versi Premium Edition, early access-nya lebih cepat empat hari, yaitu 15 Mei 2026. Lumayan bre dapat head start duluan sebelum yang lain.

Yang lebih enak lagi, buat pelanggan Xbox Game Pass sudah termasuk otomatis tanpa biaya tambahan, jadi ini salah satu game paling mudah diakses dari segi harga di tahun ini. Serius, kalau sudah punya Game Pass, ya tinggal download saja.

Setting Jepang, Mimpi Lama yang Akhirnya Kesampaian

Waktu pertama kali dengar rumor game ini bakal mengambil setting di Jepang, jujur aja rasanya agak susah percaya. Soalnya selama ini seri mereka identik banget sama nuansa negara barat. Tapi ternyata Playground Games memang punya pendekatan yang beda. Mereka bilang tujuan utamanya bukan bikin replika Jepang yang 100% presisi, melainkan menangkap “rasa” dan atmosfer Jepang itu sendiri dalam versi yang lebih padat, lebih hidup, dan lebih enak dijelajahi. Awalnya kedengarannya cuma jargon developer biasa, tapi pas lihat hasilnya... ternyata emang terasa banget bedanya.

Map di game ini juga gila luasnya. Dalam satu dunia terbuka, pemain bisa nemuin banyak suasana yang kontras, mulai dari pegunungan bersalju, jalan berliku khas touge, sampai area metropolitan super padat ala Tokyo. Shibuya Crossing yang ikonik akhirnya bisa dilintasi langsung, lalu ada juga C1 highway loop yang pasti langsung bikin penggemar street racing senyum sendiri. Belum lagi jalur seperti Haruna dan Bandai Azuma yang tikungannya bikin tangan ikut tegang pas ngebut malam-malam.

Dan serius, Tokyo di malam hari jadi salah satu bagian paling keren di game ini. Pantulan lampu neon di jalan basah, lalu lintas kota, suara mesin mobil yang nyaring di tengah gedung tinggi, semuanya bikin vibe balap jalanannya terasa lebih hidup dibanding seri sebelumnya. Walaupun ya... agak disayangkan juga sih karena Gunung Fuji ternyata tidak masuk area map yang bisa dijelajahi langsung.

Soal mobil juga gak main-main. Saat rilis nanti pemain langsung punya akses ke lebih dari 550 mobil berlisensi resmi. Bahkan ada Ferrari J50 eksklusif buat yang preorder. Brand besar seperti Toyota, Lamborghini, Ford, Porsche, sampai Mazda semuanya hadir. Tapi kalau jujur, yang paling bikin hype jelas deretan mobil JDM-nya. Mobil-mobil itu terasa cocok banget dipakai di jalanan Jepang yang penuh tikungan dan highway malam hari kayak begini.

Fitur Touge Battle Ini Bukan Balapan Biasa

Nah, bagian ini yang paling bikin saya gak bisa berhenti main. Serius. Touge sendiri sebenarnya istilah Jepang buat jalan pegunungan, tapi buat yang pernah nonton Initial D pasti langsung paham vibe-nya. Jalan sempit, tikungan gak habis-habis, guardrail dekat banget, lalu balapan bukan soal siapa paling kencang di lurusan, melainkan siapa yang paling “nyatu” sama mobil dan hafal karakter tikungan.

Dan anehnya ya, mode beginian justru bikin deg-degannya lebih parah dibanding balapan festival biasa.

Di map Jepang ini ada lima rute Touge berbeda yang tersebar di area pegunungan. Tingkat kesulitannya juga naik pelan-pelan, dari kelas B 600 yang masih lumayan ramah sampai S1 800 yang benar-benar brutal kalau salah masuk tikungan sedikit aja. Setiap jalur punya rival masing-masing, jadi rasanya lebih personal. Kayak bukan cuma balapan biasa, tapi semacam duel kecil buat ngebuktiin siapa yang lebih jago baca jalan.

Karena formatnya 1 lawan 1, tekanannya terasa beda. Gak ada keramaian puluhan mobil kayak race normal. Yang ada cuma kamu, lawan, suara mesin, dan tikungan gelap di depan. Kadang malah jadi terlalu fokus sampai gak sadar tangan udah keringetan sendiri.

Lucunya lagi, mobil paling overpower belum tentu jadi yang tercepat di sini. Banyak pemain justru lebih milih Toyota AE86 atau Mazda RX-7 dibanding supercar AWD tenaga besar. Soalnya di Touge, handling dan feeling mobil jauh lebih penting daripada angka horsepower. Mobil ringan RWD sering banget bikin mobil mahal yang tenaganya dua kali lipat malah keteteran di tikungan.

Dan jujur ya... justru bagian itu yang bikin mode ini terasa beda. Ada kepuasan aneh waktu berhasil ngelewatin tikungan bersih tanpa nabrak, apalagi kalau menang tipis di jalur sempit sambil drift kecil. Rasanya lebih intens dibanding sekadar finish nomor satu di race biasa.

Hal-hal kecil kayak gini yang malah bikin pengalaman mainnya jadi susah dilupain.

Hal-hal Kecil yang Ternyata Menyenangkan

Di setiap wilayah maps Jepang ada maskot kecil yang tersebar, dan kalau kamu menabraknya dengan mobil kamu dapat 5.000 kredit per maskot. Total ada 200 maskot, itu artinya ada potensi 1 juta kredit hanya dari berburu maskot saja bre. Kedengarannya sepele, tapi di awal game ini salah satu cara tercepat untuk kumpul uang.

Selain itu, di dunia terbuka ada juga Aftermarket Cars yang bisa langsung dibeli cukup dengan menghampirinya menggunakan mobilmu. Datang sudah pre-tuned dengan bodykit aftermarket terpasang, dan harganya lebih murah dari Autoshow biasa.

Dan ada juga elemen edukatif berupa story event yang membawa kita seabagai pemain tur keliling berbagai wilayah, dengan panduan ingame yang menjelaskan landmark bersejarah dan kendaraan khas Jepang. So sambil balapan, kamu juga belajar sedikit tentang budaya otomotif negeri sakura.

Ini Spesifikasi PC Cek Dulu Sebelum Download 167 GB

Buat kamu yang mau main di PC, kamu wajib banget nih cek spesifikasi dulu karna ukuran instalasinya tidak kecil dan SSD itu bukan opsional tapi benar-benar wajib.

Spesifikasi Minimum:

Komponen Spesifikasi
OS Windows 10 22H2 / lebih tinggi
Prosesor Intel i5-8400 atau AMD Ryzen 5 1600
RAM 16 GB
GPU Nvidia GTX 1650 / AMD RX 6500 XT / Intel Arc A380
DirectX Versi 12
Penyimpanan 167 GB (wajib SSD)
Jaringan Koneksi Internet Broadband

Spesifikasi yang Direkomendasikan:

Komponen Spesifikasi
OS Windows 10 22H2 atau lebih tinggi
Prosesor Intel i5-12400F atau AMD Ryzen 5 5600X
RAM 16 GB
GPU NVIDIA RTX 3060 Ti / AMD RX 6700 XT / Intel Arc A580
DirectX Versi 12
Penyimpanan 167 GB (SSD wajib)
Jaringan Koneksi Internet Broadband

Perlu kamu digaris bawahi, SSD itu wajib, bukanlah hanya saran. Engine ForzaTech dirancang untuk merender skenario kompleks secara real-time sambil menjaga frame rate stabil di atas 60 fps, dan siap aja deh untuk loading yang sangat membagongkan, bahkan game tidak jalan sama sekali bre.

Untuk kamu yang pengguna dengan spek minimum, sebaiknya turunkan beberapa setting grafis. Tapi buat yang punya RTX 3060 Ti ke atas, pengalaman visualnya katanya sih cukup ciamik  karena detail lingkungan Jepang di game ini memang dikerjakan dengan serius.

Tersedia Juga di Game Pass, PS5 Menyusul

Sekali lagi ini jadi kabar paling enak buat pemain yang belum tahu. Forza Horizon 6 ternyata langsung masuk Xbox Game Pass Ultimate sejak hari pertama rilis. Jadi kalau kamu sudah langganan Game Pass, tinggal download lalu main tanpa perlu keluar uang lagi buat beli game full price yang sekarang harganya makin gila. Dan jujur aja, buat game sebesar ini, keputusan Microsoft masukin day one ke Game Pass memang terasa cukup besar.

Sementara itu pemain PS5 masih harus sedikit lebih sabar. Microsoft memang sudah memastikan versi PlayStation 5 bakal hadir, cuma mereka belum kasih tanggal pasti. Yang baru disebut sejauh ini cuma “akan dirilis di waktu lain pada tahun 2026.” Jadi ya… masih agak misterius kapan tepatnya.

Setelah main beberapa jam, rasanya Forza Horizon 6 akhirnya menemukan setting yang paling cocok buat identitas seri ini. Jepang bukan cuma dipakai sebagai pemanis visual atau sekadar fan service buat pecinta JDM. Atmosfernya benar-benar ngubah cara mainnya. Jalan pegunungan, highway malam, sampai mode Touge semuanya bikin gameplay terasa beda dibanding Horizon sebelumnya.

Dan menurut saya pribadi, Touge jadi alasan terbesar kenapa seri ini terasa lebih spesial. Ada sensasi tegang yang jarang muncul di game balap open world lain. Kadang malah bukan soal menang atau kalahnya, tapi soal berhasil melewati tikungan sempurna tanpa kehilangan kontrol.

Kalau PC kamu sudah kuat buat jalanin game ini dan kebetulan punya Game Pass juga, susah buat nyari alasan buat gak nyobain sekarang.

Posting Komentar